Andi Sahtiani Jahrir,M.Pd.
Penggunaan
bahasa Indonesia sebagai bahasa asing sudah sering kita dengar. Lalu bagaimana
dengan penggunaan bahasa daerah? Pernahkah terpikir agar bahasa daerah
Bugis-Makassar Go Internasional? Warga asing berbahasa Indonesia itu sudah
biasa, dalam rangka memajukan bahasa daerah yaitu bahasa Bugis-Makassar, penulis
berusaha memperkenalkan kepada turis untuk bisa belajar dan menguasai bahasa
Bugis-Makassar. Warga asing tertarik belajar bahasa Indonesia karena kesederhanaan sistem bunyi dan gramatika
bahasa Indonesia serta bangsa Indonesia memiliki masyarakat yang ramah dan
santun. Antusias warga asing yang jatuh cinta kepada Indonesia, khususnya di
kalangan pelajar adalah sesuatu yang sungguh menakjubkan. Ini menunjukkan bahwa
kita sebenarnya punya inner beauty of island, kepulauan yang
sangat cantik dan kaya berupa budaya dan bahasa yang mampu menghipnotis mereka.
Oleh karena itu kita harus memanfaatkan rasa cinta tersebut sampai pada rasa
cinta pada budaya, khususnya bahasa Bugis-Makassar agar tetap terjaga
kelestariannya dan tidak punah. Kepunahan bahasa daerah merupakan kehilangan
budaya yang tidak ternilai harganya. Sebab, menciptakan bahasa bukan pekerjaan
mudah. Namun pada kesempatan kali ini penulis berusaha untuk mengembangkan dan
memajukan bahasa daerah Bugis-makassar yaitu dengan membuat buku saku
English-Bugis-Makassar, usaha ini diharapkan memupuk rasa bangga terhadap bahasa
daerah dan melestarikan kebudayaan Sulawesi Selatan. Buku saku
English-Bugis-Makassar ini berisikan basic
expression, grammar, time, course by
course, cloth, making friends, the part of body,general, stores dan
situasi-situasi dalam lingkungan dimana mereka berada dengan menggunakan bahasa
Inggris-Bugis-Makassar.
Tunggu kehadirannya.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.